breaking news Baru

Startup Elon Musk Sukses Tanam Chip Ke Otak Manusia

Nasional, Buana Informasi TV - Elon Musk mengatakan startup Neuralink besutannya sudah menanam chip ke otak manusia untuk pertama kalinya. Prosedur itu sepertinya berjalan sukses, dan pasiennya saat ini sedang dalam masa pemulihan sehari setelah operasi.
Dalam cuitannya di Twitter/X, Musk tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang prosedur tersebut atau status uji klinis. Ia hanya mengatakan hasil tes awal menunjukkan deteksi lonjakan neuron yang menjanjikan.

Neuralink melakukan uji klinis pertama yang melibatkan manusia setelah mendapatkan lampu hijau dari US Food and Drug Administration (FDA) pada pertengahan tahun lalu. Mereka kemudian membuka pendaftaran untuk mencari relawan pada musim gugur tahun lalu.

Saat itu, Neuralink menatakan orang penderita quadriplegia, atau kelumpuhan di kedua tangan dan kaki, yang disebabkan oleh cedera tulang belakang atau amyothropic lateral sclerosis (ALS) memenuhi syarat untuk mengikuti uji coba ini.

Uji klinis tahap pertama ini dilakukan untuk mengevaluasi keamanan implan dan robot yang melakukan pembedahan. Neuralink harus menjalankan lebih banyak uji klinis lagi dalam beberapa tahun ke depan sebelum teknologi ini bisa dirilis secara publik.

Dalam cuitan terpisah, Musk mengatakan produk pertama dari Neuralink bernama Telepathy. Ia mengatakan teknologi ini memungkinkan pengguna mengontrol ponsel atau komputer hanya dengan kekuatan pikiran.

"Pengguna pertama adalah mereka yang kehilangan fungsi anggota tubuhnya," kata Musk dalam postingannya, Selasa (30/1/2024).


"Bayangkan jika Stephen Hawking bisa berkomunikasi lebih cepat dari juru ketik atau juru lelang. Itulah tujuannya," kata Musk, merujuk pada ilmuwan Stephen Hawking yang menderita ALS.

Neuralink saat ini sedang mengembangkan teknologi brain-computer interface (BCI) yang akan ditanam di bagian atas tengkorak. Untuk menanam mikrochip tersebut, Neuralink mengerahkan robot khusus untuk melakukan pembedahan dan menempatkan 64 kabel fleksibel yang lebih tipis dari rambut manusia ke bagian otak yang mengontrol niat bergerak.

Jika operasi berjalan sukses, mikrochip Neuralink akan ditempatkan di bagian tengkorak yang sudah dihilangkan, tepat di bawah kulit kepala. Sementara kabel-kabelnya akan mentransfer data antara otak dan chip yang sudah dipasang.

Neuralink bukan satu-satunya perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi BCI. Beberapa perusahaan lainnya yang sedang menggarap sistem serupa antara lain Synchron, Precision Neuroscience, Paradromics, dan Blackrock Neurotech.

Paradromics berencana melakukan uji klinis pertama dengan pasien manusia pada paruh pertama tahun ini. Sementara Precision Neuroscience, yang didirikan oleh co-founder Neuralink, sudah melakukan uji klinis di manusia tahun lalu. (**/red)