breaking news Baru

Panen Raya Gabah Di Lampung Capai 1,29 Juta Ton Dari Akhir Maret Hingga Mei 2024

Bandar Lampung, buanainformasi.tv - Panen raya gabah di wilayah Lampung diperkirakan mencapai 1,29 juta ton yang mencakup periode panen dari akhir Maret hingga Mei 2024.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung Ida Rachmawati mengatakan, fenomena El Nino menjadi penyebab penundaan masa panen petani di Lampung.

Dijelaskan, petani di Lampung telah mulai menanam padi sejak akhir Desember 2023 lalu.

Puncak penanamannya terjadi pada Januari 2024 dengan lahan seluas 148 ribu hektare.

Selanjutnya penanaman dilanjutkan pada Maret 2024.

Menurut Ida, Lampung dapat dipastikan akan mengalami panen raya pada April hingga Mei 2024.

Proyeksi panen untuk Maret hingga April diperkirakan mencapai 840 ribu ton gabah dari lahan seluas 140 ribu hektare.

Sedangkan pada Mei diperkirakan mencapai 450 ribu ton dari luas lahan 75 ribu hektare.

"Artinya bisa mencapai 1 juta ton lebih. Untuk cukup untuk kebutuhan masyarakat Lampung," kata dia kepada awak media di kantornya, Jumat (23/2/2024). 

Dikatakannya, dengan masuknya masa panen raya, harga beras di Lampung akan mengalami penurunan. 

Ida menjelaskan, itu adalah prinsip dasar ekonomi.

Dimana ketika permintaan tinggi dan barang tersedia dalam jumlah yang cukup, maka harga akan cenderung turun. 

Oleh karena itu, diproyeksikan pada April harga beras akan mulai turun seiring dengan masuknya masa panen.

"Hasil panen cukup untuk konsumsi masyarakat Lampung," tutupnya. (**/red)