breaking news Baru

Apindo Klaim Tidak Ada Perusahaan Pro Suatu Negara Termasuk Israel

Nasional, Buana Informasi TV- Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan imbauan untuk karyawan di perusahaan-perusahaan yang pro Israel. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespons dengan mengklaim tidak ada perusahaan pro suatu negara termasuk Israel.


"Saya rasa sih nggak ada ya perusahaan yang pro Israel, yang pasti perusahaan itu sifatnya netral dan melayani konsumen. Saya rasa sih nggak ada perusahaan yang pro satu negara, di mana-mana perusahaan itu pro kepada konsumen," kata Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam dalam pernyataannya, Jumat (17/11/2023).

Menurut Bob, karyawan harus mengklarifikasi kepada manajemen sehingga tidak hanya sekadar persepsi. Dia berpandangan bahwa politik dunia usaha hanya melayani konsumen, bukan suatu negara.


"Jadi tabayyun lah dengan manajemennya. Diklarifikasi lagi dengan manajemen, jangan hanya persepsi," tuturnya.

Bob mengingatkan bahwa perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia banyak diisi tenaga kerja lokal. Jangan sampai seruan boikot produk yang disebut pro Israel, namun belum tentu kebenarannya malah merugikan pekerja.

"Perusahaan multinasional itu beroperasi di Indonesia, yang kerja kan orang Indonesia, bahkan supplier-nya mungkin dari Indonesia. Mungkin karyawan atau supplier-nya pro Palestina, terus kita boikot, kan kasihan. Jadi kita harus lebih jernih melihat," harapnya.

"Jangan sampai hal itu justru merugikan karyawan-karyawan kita yang bekerja di situ, pemasok yang bekerja di situ, yang nggak ada sangkut pautnya dengan perang Israel dan Palestina," tambahnya.

Bob menekankan, solusi terbaik dari permasalahan ini adalah mendesak agar segera dilakukan gencatan senjata untuk mengakhiri kekejaman yang terjadi di Gaza, Palestina. Cara lain dengan melakukan hal positif seperti memberi bantuan.

"Kalau kita ingin membantu saudara-saudara kita yang ada di Timur Tengah, ya kita harus setop perang gitu lho dan saya rasa pandangan politik itu kan sudah disampaikan oleh pemerintah kita, unjuk rasa juga sudah dilakukan. Kalau kita ingin lebih lagi untuk berkontribusi terhadap saudara-saudara kita yang ada di Palestina, ya donasikan bentuk bantuan," ucapnya.(**/red)