breaking news Baru

Polisi Ringkus Bandar Narkotika di Tulangbawang Lampung, Amankan 8,24 Gram Sabu

Lampung, buanainformasi.tv - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulangbawang, Polda Lampung membekuk satu terduga bandar sabu di Kecamatan Menggala.

Pria yang diduga sebagai bandar sabu ini berinisial MB 34 warga Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

Penangkapan terhadap pelaku diduga bandar sabu berdasar hasil penyelidikan petugas di Kecamatan Menggala, Tulangbawang.

"Bandar narkotika yang ditangkap ini berinisial MB (34), warga Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang," ungkap Kasatres Narkoba Polres Tulangbawang AKP Aris Satrio Sujatmiko, Sabtu (6/8/2022).

Terduga bandar sabu ini diamankan tanpa perlawanan saat sedang berada di rumahnya.

"Saat diamankan pelaku sedang berada dirumahnya, pada hari Selasa (2/8/2022) lalu, sekira pukul 05.30 WIB," jelasnya.

AKP Aris Satrio Sujatmiko mengungkapkan, petugas berhasil menangkap terduga bandar sabu ini setelah petugas menyelidiki informasi yang masuk dari masyarakat terkait peredaran gelap narkotika.

Berdasar informasi terdapat satu rumah di Kelurahan Menggala Selatan sering dijadikan tempat transaksi narkotika.

"Berbekal dari informasi itu, petugas kami langsung turun ke lokasi yang ditujukan," terangnya.

Setelah dicek dan dipastikan rumah tersebut terdapat penghuninya.

Dengan cepat petugas langsung melakukan penggerbekan dan menemukan seorang pria.

"Pria itu merupakan pemilik rumah yang menjadi target operasi penggerebekan kami," ucapnya.

Saat dilakukan penggeledahan kepada bandar narkotika tersebut, petugas berhasil menyita Barang Bukti (BB).

Berupa 11 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,24 gram.

Plastik klip berisi satu butir pil extasi warna biru muda dengan berat bruto 0,56 gram.

Serta tiga bungkus plastik klip kosong, handphone (HP) merk Samsung warna hitam, dan uang tunai sebanyak Rp 80 ribu.

"Semua barang bukti itu berhasil disita petugas kami saat melakukan penggerebekan," bebernya.

Hingga kini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulangbawang.

"Atas perbuatannya MB dikenakan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tutur Kasat.

Dengan tuntutan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Serta pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditambah sepertiga.

(Red)