breaking news Baru

Buntut Panjang Kasus Istri Omeli Suami Pemabuk Dituntut 1 Tahun, Aspidum Kejati Jawa Barat Dimutasi

Jawa Barat, Buanainformasi.tv - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil langkah tegas terkait penanganan perkara seorang istri dituntut satu tahun penjara akibat memahari suami, di Karawang, Jawa Barat. Kejagung memutasi Dwi Hartanta dari jabatan Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi (Aspidum Kejati) Jabar, imbas adanya dugaan pelanggaran penanganan perkara kasus istri yang dituntut penjara karena memarahi suaminya tersebut.  Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Simanjuntak menjelaskan mutasi itu berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-781/C/11/2021.

"Dwi Hartanta dimutasikan sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta (Anggota Satuan Tugas Khusus Penyusunan Kebijakan Strategis)," kata Leonard dalam keterangannya. 

Leonard menambahkan jabatan Aspidum Kejati Jabar diisi oleh pelaksana tugas, Riyono. Saat ini, Riyono merupakan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jabar.  Dia menjelaskan mutasi Dwi Hartanta itu sebagai bentuk pelaksanaan mutasi diagonal yang dilaksanakan dalam rangka proses pemeriksaan fungsional Bidang Pengawasan Kejagung.

Adapun perkara istri yang dituntut penjara karena memarahi suaminya itu diduga terjadi pelanggaran pada penanganan perkaranya.  Pasalnya, istri yang bernama Valencya alias Nengsy Lim itu diduga justru menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sejauh ini, sembilan orang jaksa baik dari Kejati Jabar maupun Kejaksaan Negeri (Negeri) Karawang, termasuk Dwi Hartanta tengah menjalani pemeriksaan oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung. 

Dalam kasus istri yang dituntut penjara karena memarahi suaminya itu, para jaksa yang menanganinya dinilai tidak memiliki kepekaan dalam menangani perkara.  Selain itu, baik Kejari Karawang maupun Kejati Jawa Barat juga dinilai tidak memedomani "Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung" sebagai norma atau kaidah dalam pelaksanaan tugas. (red)