breaking news Baru

Lepas Pantauan Orang Tua, Balita Berusia 1,5 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Natar

Lampung Selatan, Buanainformasi.tv - Balita berusia 1,5 tahun tewas tertabrak Kereta Api Babaranjang yang melintas di Srimulyo, Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, Rabu (17/11/2021) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.  Warga sekitar bernama Sadiman (37) mengatakan, korban ditabrak Kereta Api Babaranjang yang melaju dari arah Tanjungkarang menuju Branti Natar. Setelah tertabrak kereta api, balita tersebut langsung tewas dengan kondisi mengenaskan.

"Tadi saya yang angkat jenazah korban dari rel kereta, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Saya tidak tahu persis kejadiannya seperti apa, tahu-tahu dengar warga lain ada yang berteriak minta tolong," kata Sadiman.

Terpisah, pamong setempat bernama Sudaryanto (56) menjelaskan, korban kemudian diketahui anak dari pasangan Busri (48) dan Hartini (35), warga Dusun Srimulyo 2, Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan.

"Saya tadi di ladang ditelepon, ada warga  tertabrak kereta, terus saya langsung pulang. Korban anak kelima," jelas Sudaryanto.

Sementara itu, menurut Jaka, masinis KA Babaranjang telah membunyikan kode s35 dengan keras saat masuk di jalur 2 Stasiun Gedung Ratu (Sta.gdr). Lalu ada seorang anak laki-laki kecil sedang merangkak di atas jalur 2 KA KM 22+6/7 emplasemen Sta.Gdr sehingga menemper bagian depan kanan bawah Lok 3066a. Korban meninggal dunia di jalur KA.

Divre IV PT KAI menyampaikan turut prihatin dan berduka atas kejadian tersebut. Semestinya, bayi seumuran tersebut berada dalam pengawasan orang tuanya atau pengasuhnya. (red)