breaking news Baru

Pedagang & Konsumen Menjerit, Harga Minyak Goreng Tembus Rp19 Ribu per Kilo

Bandar Lampung, Buanainformasi.tv - Masyarakat mengeluhkan harga minyak goreng yang naik dalam beberapa pekan ini. Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional Bandar Lampung mengalami kenaikan harga mulai Rp2.000 sampai Rp4.000. Sejumlah pedagang menuturkan minyak goreng kemasan ukuran 900ml yang sebelumnya Rp14.000 menjadi Rp16.000. Kemudian minyak ukuran 1 liter dari Rp15.000 menjadi Rp19.000. Sementara untuk kemasan 2 liter mencapai Rp32.000 sampai Rp.33.000.

Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng disebabkan adanya kekurangan pasokan akan minyak nabati (oils) dan minyak hewani (fats) di pasar global. Produksi minyak nabati dan hewani telah menurun sebanyak 266.000 ton pada 2020. Penurunan produksi tersebut juga terjadi pada 2021. Selain itu, kenaikan harga minyak goreng juga disebabkan adanya kenaikan harga minyak sawit atau CPO Indonesia. Saat ini kata Sahat, harga CPO di Indonesia masih berbasis harga CPO CiF Rotrerdam.

Sejumlah pedagang dan konsumen pun berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengakhiri tren ini sehingga masyarakat menengah ke bawah dapat menjangkau harga minyak goreng dan bahan pokok lainnya dengan harga yang relatif stabil.(red)